Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sosialisasi

Sosialisasi dan Diskusi Lanjutan Mengenai Sekolah Sumber

Gambar
Kemarin, atau tepatnya tanggal 25 september 2014, saya dan teman-teman dari Rumah Inklusi Madani (RIM) kembali menggelar prosesi sosialisasi dan diskusi kepada Guru-Guru di Sekolah Sumber (SLB, red). Kegiatan yang kami adakan ini adalah lanjut dari kegiatan sosialisasi dan nantinya, workshop, kepada guru-guru di sekolah tersebut yang telah diawali pada tanggal 13 september 2014 sebelumnya. Kegiatan yang dilakukan kemarin masih membahas dan menginformasikan kepada guru-guru di sekolah tersebut akan peran mereka nantinya ketika telah berbicara mengenai Sekolah Sumber dalam konteks Pendidikan Inklusi. Dalam kegiatan tersebut kami, dari pihak RIM, memaparkan hal-hal atau pekerjaan tambahan yang nantinya akan dilakoni oleh guru sekolah sumber ketika program sekolah sumber tersebut telah berjalan tentunya. Sebenarnya, program kegiatan tersebut memang telah dilaksanakan oleh guru-guru di sekolah tersebut, dan juga guru-guru di sekolah sumber lainnya. Namun, terkadang kegiatan tersebu...

Sosialisasi Rumah Inklusi Madani, dan Setapak Gerakan

Gambar
Seperti artikel yang saya tulis bulan lalu, ya memang bulan-bulan ini saya dihadapkan dengan situasi yang sedikit menyita waktu hingga tak bisa mengalokasikan sepersekian jamnya untuk menulis, mengenai  Perubahan dibidang Pendidikan . Saya dan teman-teman dari Rumah Inklusi Madani (RIM) menindak lanjutinya dengan program dari lembaga kami, yakni melakukan Sosialisasi kepada Pusat Sumber (SLB, red) tentang transformasi peran mereka nantinya. Dari yang secara umum lebih banyak melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) hingga nantinya dapat juga melaksanakan tugas sebagi pusat konsultasi guru dalam pembelajaran bagi Anak Berkebutuhan Khusus di sekolah pada umumnya. Sekitar 18 guru dari Pusat Sumber tersebut hadir dalam kegiatan yang diinisiasi oleh RIM, tentu saja dengan uluran tangan dan bantuan dari pihak Pusat Sumber sendiri, kami mengadakan kegiatan singkat sosialisasi dan diskusi tentang pendidikan inklusi. Nah, ini adalah salah satu wacana yang kami angkat untuk men...

World 'Disability' Day? Think Again!!

Waaah, sepertinya cukup lama saya tidak memandangi layar laptop seraya membaca beberapa informasi dan berita serta menyebarkan 'temuan' tersebut melalui laman blog saya ini. Ya, beberapa minggu terakhir saya cukup memiliki banyak kesibukan (sendiri) yang mengakibatkan hilangnya akses saya untuk menulis. Dimana dari 2 minggu belakang saya sibuk bolak-balik Aceh Tamiang-Banda Aceh, hingga akhir minggu kemarin saya juga bolak-balik Aceh Tamiang-Medan, dan saya kembali melakukan aktivitas touring dengan sepeda motor yang sukses meredam rindu saya akan nikmatnya berkendara ria. Walaupun kondisi cuaca dibeberapa daerah di pulau Sumatera tidak begitu kondusif, yang juga membuat kondisi kesehatan tubuh saya naik turun. Dalam kesempatan kali ini saya tidak akan membahas 'penderitaan' yang saya alami berhubung musim - yang katanya - pancaroba ini, dimana kondisi alam yang bergejolak dari mulanya cerah gerah tiba-tiba hujan tumpah ruah, dan beragam kondisi alam lainnya. Hari ...

Pustaka Daerah Aceh Tamiang, Sebuah Pengenalan

Gambar
Tak ada angin, tak ada hujan, bumi gonjang ganjing, langit pontang panting - walalupun tadi langit sempat mencurahkan rahmat Ilahi - hari ini saya seorang pengganguran sarjana muda mengawali aktivitas hari (keluar rumah) dengan berkunjung ke sebuah pustaka milih pemerintah Aceh Tamiang. Sebenarnya tak ada niat yang dikhususkan untuk pergi ke perpustakaan hari ini, hanya saja ketika tadi seorang teman menelepon saya dan bertanya dimana saya berada, tanpa pikir panjang saya katakan saya ingin pergi ke perpustakaan, dan seakan tak percaya teman tersebutpun terbata-bata dan ternaganga-nganga, walaupun saya tidak tahu persis bagaimana rupanya saat itu diseberang sana. Sedikit banyak, mungkin iklan layanan masyarakat yang mempromosikan perpustakaan sebagai "rumah kedua" kita, memancing keingintahuan saya mengenai kondisi dan keadaan perpustakaan tersebut. Walaupun saya tahu, tempat perpustakaan yang ditayangkan diiklan tersebut bukanlah perpustakaan di tempat saya berada. Nam...

A Place for Inspiration

Gambar
Percayalah, semua kemajuan, inovasi, perkembangan, bahkan hal kecil seperti keinginan yang sifatnya buruk, apalagi yang bersifat membangun dan berguna bagi kehidupan dimulai dari sebuah inspirasi, dalam bentuk ide atau khayalan. Inspirasi tersebut dapat sangat teramat sangat merusak, namun sungguh teramat banyak yang sangat berguna pula. Dan, semua manusia dapat memikirkan hal-hal tersebut, walaupun sebagian lainnya hidup dalam khayalan yang teranggap olehnya adalah nyata. Untuk orang-orang yang bernalar tinggi, berdaya kritisi mumpuni, dan memiliki kemampuan analisa terhadap fenomena-fenomena yang terjadi, dirinya kerap sekali untuk menghasilkan berbagai inspirasi yang ingin dinyatakan dengan perbuatan yang dapat dilihat atau dirasakan oleh sebagian orang dilingkungannya, minimal untuk dirinya sendiri. Dalam kesempatan ini, saya tidak akan membahas apa saja inspirasi tersebut, inspirasi yang jika saya lihat dalam Kamus Besar Bahas Indonesia (KBBI) diartikan sebagai menimbulkan il...

Pendidikan Inklusi, PR besar bagi penyelenggara pendidikan di Aceh (Tamiang)

Gambar
Pada hari Kamis yang bertepatan pada tanggal 31 Oktober 2013 atau dapat juga dikatakan sekitar dua hari yang lalu, saya sang pengangguran sarjana muda ini mendapat kesempatan untuk mengisi sebuah acara resmi yang merupakan salah satu bentuk kegiatan yang diangkat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang di salah satu sekolah islam swasta di Kabupaten Aceh Tamiang ini. Tepatnya sekolah tersebut terletak di Kota Kuala Simpang. Hadir juga seorang guru dari perwakilah sekolah khusus (dulu dikenal dengan sekolah luar biasa) yang menjadi tandem saya dalam menyampaikan materi. Tema yang diangkat pada kegiatan tersebut adalah Sosialisasi Pendidikan Inklusi yang ditujukan kepada Kepala Sekolah Dasar dan Kepala Sekolah Pendidikan Menengah Pertama serta guru bidang studi Pendidikan Agama Islam dan guru Bimbingan Konseling. Adapun, peserta yang hadir pada kesempatan bersebut berjumlah 50 orang, yang terdiri dari kepala sekolah dan guru bidang studi. Tema Pendidikan Inklusi, bukan mer...